
Gorontalo, 12 Januari 2024 — Program Studi Psikologi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengawali tahun 2024 dengan kegiatan Psy Meet, yaitu pertemuan antara dosen pembimbing akademik dan mahasiswa Psikologi sebelum memulia tahun ajaran baru. Kegiatan ini mengusung tema “No Quaeseveris Extra: Mengembangkan Self-Esteem Psikologi UNG” dan dilaksanakan di Aula Psikologi UNG.
Psy Meet merupakan agenda rutin yang bertujuan mempererat hubungan akademik antara dosen pembimbing dan mahasiswa, sekaligus menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang terbuka, hangat, dan berorientasi pada pengembangan diri mahasiswa.
Melalui tema No Quaeseveris Extra, kegiatan ini menekankan pentingnya mengenal dan menghargai diri sendiri sebagai dasar penguatan karakter dan kepercayaan diri mahasiswa Psikologi. Dalam suasana yang interaktif, dosen dan mahasiswa berdiskusi mengenai tantangan akademik, pengembangan potensi diri, serta strategi menjaga kesehatan mental selama menempuh studi.
Ketua Program Studi Psikologi, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan seperti Psy Meet menjadi momen penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan prodi. “Pertemuan pembimbing akademik bukan sekadar agenda administrasi, tetapi juga ruang refleksi dan penguatan diri. Kami berharap mahasiswa Psikologi UNG mampu mengenali potensi, membangun kepercayaan diri, dan terus berproses menjadi pribadi yang tangguh dan empatik,” ungkapnya.Kegiatan ini diakhiri dengan sesi refleksi dan pesan motivasi dari para dosen pembimbing, menciptakan suasana yang penuh semangat dan keakraban. Psy Meet menjadi bukti nyata komitmen Psikologi UNG dalam membangun lingkungan akademik yang suportif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dan Sosialisasi Program S2 dan S3 Psikologi Universitas Negeri Malang (UM).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat kolaborasi akademik dan membuka wawasan sivitas akademika terhadap peluang pengembangan studi lanjut di bidang psikologi.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Universitas Negeri Malang, yaitu:
1. Dr. Tutut Chusniyah, S.Psi., M.Si. dengan materi, Transformasi Digital dan Kesehatan Mental: Peran Strategis Magister Psikologi.
2. Dr. Ika Andriani Farida, S.Psi., M.Psi. dengan materi, Dampak Teknologi Digital terhadap Perkembangan Kognitif: Perspektif Information Processing.
Kuliah tamu ini akan dipandu oleh Sri Wahyuningsih M. Polinggapo, S.Psi., M.Psi., Psikolog sebagai moderator.
Program Studi Psikologi akan mengadakan Rapat Dosen untuk Pembahasan Tarif Layanan Psikologi. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas dan menyepakati mekanisme penerapan tarif layanan psikologi yang akan diberlakukan di lingkungan UNG. Melalui rapat ini, diharapkan dapat diperoleh kesepahaman bersama terkait dasar perhitungan, jenis layanan, serta prosedur pelaksanaan tarif agar berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan rapat persiapan akreditasi di ruang dosen.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi Psikologi sebagai langkah awal dalam mempersiapkan proses akreditasi dan penguatan mutu program studi.
Dalam rangka memperingat Hari Kesehatan Mental Dunia, Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk SMILE (Support Mental Health Inspire Light Everyone) pada tanggal 9 - 18 Oktober 2025
.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya kesehatan mental serta menumbuhkan semangat positif di lingkungan kampus.
Rangkaian kegiatan SMILE meliputi:
Share the Smile: Aksi berbagi kebahagiaan melalui pesan positif dan kampanye dukungan kesehatan mental. (9 - 10 Oktober 2025)
Sport with Smile: Kegiatan olahraga bersama untuk menjaga kebugaran fisik dan keseimbangan mental. (19 Oktober 2025)
Smile: Workshop (18 Oktober 2025)
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat membangun kepedulian, memperkuat solidaritas, dan menebarkan semangat positif bagi sesama, sejalan dengan nilai-nilai psikologi dan kesejahteraan mental.